Foto: Yasir Gürbüz di Pexels
3 Nov 2026 · Panduan Ibadah
Adab Ziarah di Masjid Nabawi: Panduan Tenang untuk Jamaah
Masjid Nabawi di Madinah adalah tempat yang sangat dimuliakan. Banyak jamaah umroh Indonesia menantikan momen ziarah ke sana. Agar kunjungan Anda tenang dan berkesan, penting memahami adab-adabnya.
Artikel ini membahas adab ziarah di Masjid Nabawi secara praktis. Cocok untuk jamaah lansia, milenial, maupun gen z yang ingin ibadah lebih khusyuk.
1. Niat dan Persiapan Sebelum Berangkat
Mulailah dengan niat yang ikhlas. Ziarah ke Masjid Nabawi bukan sekadar wisata, tetapi ibadah. Pastikan Anda dalam keadaan suci, sudah berwudhu, dan memakai pakaian yang bersih serta sopan.
Untuk jamaah lansia, siapkan air minum, obat pribadi, dan alas kaki yang nyaman. Jangan lupa membawa tas kecil untuk menyimpan sandal agar tidak hilang.
Periksa Barang Bawaan
- Bawa identitas diri (gelang jamaah) yang diberikan RMM Travel.
- Simpan uang secukupnya, jangan membawa barang berharga berlebihan.
- Gunakan masker jika sedang batuk atau flu, demi kenyamanan bersama.
2. Memasuki Masjid dengan Kaki Kanan
Saat masuk masjid, dahulukan kaki kanan dan ucapkan doa masuk masjid. Doa ini masyhur diajarkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Contoh doa: “Allahummaftah li abwaba rahmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).
Masuklah dengan tenang, tidak mendorong, dan jaga ketenangan. Banyak jamaah dari berbagai negara, jadi utamakan kesabaran.
3. Menjaga Kebersihan dan Kesucian
Masjid Nabawi adalah tempat suci. Jagalah kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Buang sampah pada tempatnya, dan jangan makan atau minum di area dalam masjid.
Hindari membawa makanan ke dalam masjid. Jika perlu makan, gunakan area yang disediakan di luar.
Perhatikan Adab di Area Raudhah
Raudhah adalah area yang sangat dimuliakan. Untuk masuk, biasanya ada antrean dan jadwal tertentu. Ikuti petunjuk petugas dan jangan memaksa masuk.
Di dalam Raudhah, perbanyak doa dan shalawat. Jangan berbicara keras atau berfoto dengan pose berlebihan. Fokuslah pada ibadah.
4. Menjaga Suara dan Pandangan
Di dalam masjid, jaga suara agar tidak mengganggu jamaah lain yang sedang shalat atau berdoa. Matikan atau senyapkan ponsel. Jika perlu menjawab panggilan, keluarlah dari area shalat.
Jaga pandangan dari hal-hal yang tidak perlu. Hindari melihat hal yang bisa mengurangi kekhusyukan, seperti video atau gambar yang tidak bermanfaat.
5. Berziarah ke Makam Nabi dan Sahabat
Ziarah ke makam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dua sahabatnya, Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma, adalah bagian dari kunjungan. Lakukan dengan sopan dan tenang.
Ucapkan salam dengan pelan, tidak berdesakan. Tidak diperbolehkan menyentuh atau mencium makam. Cukup berdiri dengan hormat dan berdoa.
Jika ada perbedaan pendapat tentang tata cara ziarah, tanyakan kepada pembimbing atau ustadz yang mendampingi. Jangan memaksakan pendapat sendiri.
6. Memperbanyak Ibadah di Masjid Nabawi
Manfaatkan waktu di Masjid Nabawi untuk shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir. Shalat di Masjid Nabawi memiliki keutamaan yang besar, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Jangan lewatkan shalat sunnah dan witir. Untuk jamaah lansia, atur waktu istirahat agar tidak kelelahan.
Tips Praktis untuk Jamaah Lansia
- Gunakan kursi roda atau tongkat jika diperlukan. Petugas masjid biasanya menyediakan kursi roda.
- Pilih tempat yang tidak terlalu ramai, dekat pintu keluar.
- Bawa botol air kecil untuk minum, tapi simpan di tas dan tidak diminum di dalam masjid.
- Jangan memaksakan diri jika sudah lelah. Istirahat di area yang disediakan.
7. Menjaga Adab Saat Keluar Masjid
Saat keluar masjid, dahulukan kaki kiri dan ucapkan doa keluar masjid. Doa ini juga masyhur, diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Contoh doa: “Allahumma inni as’aluka min fadhlik” (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu).
Keluar dengan tenang, jangan tergesa-gesa. Periksa kembali barang bawaan Anda.
8. Menjaga Niat dan Hati Sepanjang Ziarah
Ziarah ke Masjid Nabawi adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jaga niat agar tetap ikhlas, tidak riya, dan tidak berlebihan.
Hindari membeli barang yang tidak perlu di area masjid. Fokuslah pada ibadah dan doa.
Jika ada pertanyaan tentang adab atau hukum ziarah, jangan ragu bertanya kepada pembimbing atau admin RMM Travel. Mereka siap membantu dengan informasi yang akurat.
Penutup
Demikian panduan adab ziarah di Masjid Nabawi. Semoga bermanfaat dan membuat ibadah Anda lebih tenang.
Untuk informasi lebih lanjut tentang persiapan umroh, hubungi admin RMM Travel atau tanyakan langsung ke Asisten di aplikasi. Kami siap membantu perjalanan ibadah Anda.