Foto: Neo Evenger di Pexels
3 Nov 2026 · Tips Umroh
Adab Ziarah di Masjid Nabawi: Panduan Khusyuk untuk Jamaah
Masjid Nabawi di Madinah adalah tempat yang sangat istimewa bagi setiap jamaah umroh. Di sana terdapat makam Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang menjadi tujuan ziarah utama. Agar kunjungan Anda berjalan lancar dan penuh keberkahan, penting memahami adab-adabnya.
Artikel ini akan memandu Anda dengan bahasa sederhana, cocok untuk jamaah lansia maupun milenial. Yuk, simak langkah-langkahnya.
1. Niat yang Ikhlas dan Tujuan yang Benar
Sebelum berangkat, luruskan niat. Ziarah ke Masjid Nabawi bukan sekadar jalan-jalan, tetapi ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Niatkan untuk shalat di masjid, berdoa, dan meneladani akhlak Nabi.
Hindari niat yang salah, seperti meminta sesuatu kepada penghuni kubur. Ini penting agar ibadah Anda tetap murni.
2. Berpakaian Sopan dan Bersih
Kenakan pakaian yang menutup aurat, longgar, dan tidak transparan. Untuk pria, hindari pakaian ketat atau bergambar makhluk hidup. Untuk wanita, gunakan gamis panjang dan kerudung yang rapi.
Pastikan pakaian bersih dan wangi, tetapi jangan berlebihan memakai parfum saat berada di area makam. Jaga kebersihan badan dan mulut, misalnya dengan sikat gigi sebelum masuk.
3. Jaga Ketertiban dan Antrean
Area makam Nabi sering ramai, terutama saat waktu ziarah. Ikuti arahan petugas dan jangan memaksa masuk. Antre dengan sabar, tidak mendorong, dan jaga suara tetap pelan.
Jika berdesakan, utamakan keselamatan diri dan orang lain. Jamaah lansia sebaiknya didampingi keluarga atau petugas.
4. Adab di Dalam Masjid
Saat masuk masjid, dahulukan kaki kanan dan baca doa masuk masjid. Lalu shalat tahiyatul masjid dua rakaat sebelum duduk. Ini sunnah yang mudah dilakukan.
Di dalam masjid, jaga ketenangan. Matikan atau senyapkan ponsel. Hindari berbicara keras atau tertawa berlebihan. Perbanyak dzikir, baca Al-Qur’an, dan berdoa.
Shalat di Raudhah
Raudhah adalah area antara mimbar dan makam Nabi yang mustajab untuk berdoa. Untuk masuk, biasanya perlu antre dan terdaftar melalui aplikasi resmi. Waktu kunjungan bisa berubah, jadi tanyakan jadwal terbaru ke admin RMM Travel.
Saat di Raudhah, perbanyak shalat sunnah dan doa. Jangan berlama-lama jika antrean panjang, karena jamaah lain juga ingin merasakan.
5. Adab Saat Ziarah ke Makam Nabi
Ketika berada di depan makam Nabi, ucapkan salam dengan suara lembut. Contohnya: “Assalamu’alaika ya Rasulullah.” Jangan menyentuh atau mencium pagar makam, cukup memberi salam dari jarak yang ditentukan.
Ini sesuai hadis riwayat Bukhari tentang larangan mengagungkan kubur secara berlebihan. Fokuskan hati pada doa untuk Nabi dan diri sendiri.
6. Menjaga Kebersihan dan Fasilitas
Buang sampah pada tempatnya. Jangan makan atau minum di area yang dilarang. Gunakan air wudhu dengan hemat dan jaga kebersihan toilet.
Jika membawa barang, simpan di loker yang tersedia atau bawa seperlunya. Jangan tinggalkan barang berharga tanpa pengawasan.
7. Waktu Terbaik untuk Ziarah
Hindari jam sibuk seperti setelah shalat wajib atau waktu makan. Pagi hari atau setelah isya bisa lebih tenang. Namun, kondisi bisa berubah, jadi cek informasi terbaru.
Untuk jamaah lansia, pilih waktu yang tidak terlalu panas atau ramai. Istirahat cukup sebelum berangkat agar tidak kelelahan.
8. Adab Berdoa dan Berdzikir
Manfaatkan waktu di Masjid Nabawi untuk memperbanyak doa. Awali dengan memuji Allah, lalu bershalawat kepada Nabi, lalu sampaikan hajat Anda. Akhiri dengan shalawat dan doa penutup.
Jangan berdoa dengan suara keras atau meminta hal yang tidak pantas. Cukup dalam hati, khusyuk, dan penuh harap.
9. Menghormati Jamaah Lain
Jaga sikap sopan terhadap sesama jamaah. Jangan menyerobot antrean, jangan meludah sembarangan, dan jangan mengganggu yang sedang shalat. Budayakan senyum dan salam.
Jika ada perbedaan pendapat soal fikih, misalnya cara memberi salam, tanyakan kepada pembimbing. Tidak perlu berdebat.
10. Setelah Ziarah
Setelah selesai, jangan lupa bersyukur dan lanjutkan ibadah lain seperti shalat di masjid atau membaca Al-Qur’an. Jaga semangat sampai kembali ke tanah air.
Ziarah yang baik meninggalkan kesan mendalam dan memperkuat iman. Semoga Allah menerima amal ibadah kita.
Ingatlah, sebaik-baik ziarah adalah yang dilakukan dengan adab dan hati yang bersih.
Jika ada pertanyaan tentang jadwal ziarah, aturan terbaru, atau bimbingan ibadah, silakan hubungi admin RMM Travel atau tanya Asisten di aplikasi. Kami siap membantu dengan senang hati.